Minggu, 22 Oktober 2017

[Movie Review] : "Geostorm"


   Dunia astronomi dan politik adalah dua hal yang jauh berbeda. Namun, bagaimana ketika dua hal tersebut memiliki keterkaitan? Terlebih, jika hubungan diantara keduanya adalah titik yang menentukan keselamatan bumi?  Inilah point yang ingin ditegaskan seorang Dean Devlin dan Paul Guyot kepada penonton melalui film bergenre science-fiction dan thriller ini.

Geostorm adalah sebuah nama untuk bencana alam besar yang berantai. Dalam film ini, geostorm digambarkan dalam bentuk badai angin, meluapnya air laut, membekunya wilayah dekat pantai, hujan es batu yang dahsyat, dan bocornya gas yang menyebabkan kebakaran besar. Diceritakan, geostorm disini terjadi akibat rusaknya satelit yang dikelola oleh badan astronomi dunia. Satelit itu diberinama Dutch Boy. Orang-orang yang bekerja untuk satelit Dutch Boy ialah ilmuwan-ilmuwan terpilih dari berbagai negara. Ide, konsep dan Satelit Dutch Boy sendiri diciptakan oleh seorang astronomer bernama Jake Lawson dengan tujuan untuk meredakan cuaca yang buruk akibat global warming, atas persetujuan banyak negara.  Namun sayangnya, Jake sebagai pencipta Dutch Boy tidak diakui dan hak ciptanya justru jatuh ke tangan pemerintah Amerika. Hal ini yang membuat Jake tidak senang dengan birokrasi dan suka melanggar aturan. Hingga pada hari ia disidang, ia tetap memperlihatkan sikap tidak sukanya kepada dewan senator persidangan yang akhirnya mengantarkannya harus keluar dari pekerjaannya. Dalam sidang tersebut, ada seorang laki-laki muda yang tidak mengharapkan sikap arogan Jake. Ialah Max Lawson, adik Jake sendiri. Berbeda dengan Jake, Max sendiri bekerja untuk 'white house' pada departemen luar negeri  sebagai asisten sekretaris presiden AS, Andrew Palma.

   Pada saat persidangan selesai, Max ditemui oleh sekretaris presiden Palma, Leonard Dekkom. Ia memberitahukan bahwa Max menggantikan Jake untuk meimpin Dutch Boy. Kemudian Max menemui Jake untuk mengutarakan kekesalannya, bahwa seharusnya Jake tidak berperilaku demikian dalam persidangan. Jake pun membalas kesal karena merasa benar atas apa yang dilakukannya. Dan percakapan diantara keduanya semakin sengit saat Jake mengetahui bahwa Dutch Boy dipimpin oleh Max. Hubungan keduanya pun meregang. 

   Usai dipecat, Jake memilih tinggal di suatu wilayah pinggir danau bersama putrinya. Uniknya, rumah Jake berbentuk mobil teknisi besar yang isinya tidak lepas pula dengan hal yang berbau astronomi. Meski dipecat, Jake tetap berkreasi. Kehidupan tersebut telah berlangsung selama tiga tahun. Hingga pada suatu ketika, di dalam pusat luar angkasa, terjadi insiden jatuhnya ilmuwan asal India bernama Makmoud dari pusat luar angkasa tersebut. Sebelumnya, Makmoud terlihat panik dan cemas. Ia mengetahui sesuatu. Ditangannya ia membawa sebuah dokumen yang terlihat rahasia. Namun, naas, selang beberapa waktu kemudian, di hari yang sama, ia terlempar keluar akibat malfungsi pesawat kedap udara.  Kemudian pada titik lain, tim lapangan PBB berkunjung ke Afghanistan. Anehnya, mereka menemukan orang-orang yang mati beku termasuk wilayah yang mereka temui, benar-benar beku. Muncullah kecurigaan bahwa hal ini memiliki sangkut paut dengan satelit Dutch Boy. Sebab, bagaimana mungkin satelit pengatur cuaca tidak dapat menuntaskan bencana cuaca di Bumi? Dengan keganjilan ini, Presiden Palma pun menghubungi Max agar menemukan dan mengirim orang yang mampu memperbaiki satelit Dutch Boy. Tentunya, orang yang berkesempatan memperbaikinya ialah si penciptanya sendiri, Jake Lawson. 

   Dengan tebal muka, Max menemui kakaknya untuk memberi tawaran agar Jake mau kembali ke pusat luar angkasa untuk memeriksa satelit Dutch Boy. Kedatangannya pun tentu disambut dengan sikap arogan, dan Jake tidak mengindahkan tawaran Max. Namun, Max tidak kehilangan akal, dengan kelincahan komunikasinya, Jake ahkirnya menyetujui tawaran tersebut demi keteraturan cuaca bumi dan keselamatan manusia bumi.

Sumber Gambar : www.indiewire.com


  Sumber Gambar  : www.winnipegmovies.com
   
Sumber Gambar : movieweb.com

   Jake kembali ke pusat luar angkasa atau stasiun antariksa untuk meneliti kembali satelit yang ia ciptakan tersebut. Kedatangan Jake disambut baik oleh rekan-rekan sesama ilmuwan dengan latar belakang dari berbagai negara. Ialah Ute Fassbinder sebagai kepala yang bertanggung jawab di pusat luar angkasa tersebut, dimana setelah Jake dipecat, dialah yang menggantikan posisi Jake sebagai kepala pusat tersebut. Kemudian Dusette dari Prancis, Adisa dari Nigeria, Hernandez dari Mexsico dan Duncan dar Inggris, seorang pria (bisa dibilang termuda) yang hobinya main game dan gaya berpakaiannya berantakan. Adapun sedikit lelucon dalam perkenalan rekan-rekannya tersebut :

" Hai, saya Hernandez, untungnya saya orang Mexsico" *mencium gambar bendera di bajunya*
"Ku kira Mr. Lawson adalah orang yang muda dan tampan" Duncan menimpali (xixixi :D) *oke, ini gaje, skip!*

   Setelah melakukan penelitian, Jake dkk menemukan sebuah virus pada satelit Dutch Boy. Jake mencurigai, bahwa dalang dari semua ini ialah pemerintah Amerika. Dengan hubungan yang masih agak renggang dan gengsi, Jake berkomunikasi virtual dengan Max tentang apa yang ditemukannya. Pada sisi lain, di Hongkong, Cheng seorang koordinator teknisi bidang astronomi cabang Hongkong,  digambarkan sedang berbelanja pada sebuah mini market. Setelah Cheng keluar dari sebuah mini market, telur yang ia beli jatuh ke aspal, anehnya, telurnya tergoreng di aspal. Lalu aspal tersebut mengeluarkan lahar panas, kemudian membakar isi kota Hongkong. Dengan cepat, Cheng menyetir mobilnya dan terhindar dari bencana tersebut. Ia kembali ke meja kerjanya dan memeriksa data-data operasionalnya di sebuah komputer mengenai bencana yang baru saja terjadi. Ia menemukan data programmer yang ganjil. Cheng kemudian menginformasikan tentang data yang ditemukannya kepada Max. Data programmer mencurigakan tersebut datang dari "White House".  Sayangnya, pada saat yang bersamaan, Cheng dikejar-kejar oleh tentara bersenjata dan berhasil bersembunyi. Namun, hingga langkahnya sampai di jalanan luar, ia di dorong oleh salah satu orang dan Cheng pun tertabrak. Saat ia tertabrak, ia ditemukan oleh Max. Dengan nafas terbata-bata, Cheng menyebut kata "Zeus" kepada Max. Itu adalah sebuah kode untuk Max, dari data yang ditemukan Cheng. Tidak lama kemudian, nyawa Cheng tidak tertolong lagi.

   Max mulai menjalankan strategi. Ia menemui kekasihnya, Sarah yang juga berprofesi sebagai secret service presiden Palma. Max meminta tolong agar Sarah membantunya. Sarah sebenarnya tidak ingin lagi membantu Max. Perdebatan kecil pun pernah terjadi diantara keduanya, karena Sarah yang sangat patuh terhadap aturan. Namun, lagi-lagi Max menang dalam hal ini. Sarah mau membantu. Ia juga menemui seorang wanita bernama Dana yang ahli dalam bidang programmer untuk melacak data milik Majadi diantara . Ternyata, Dana menemukan bahwa akses Max untuk Dutch Boy telah diblokir. Pada awalnya, Dana ragu untuk menolong Max, namun karena ia bosan bekerja di meja dan ingin ikut terlibat aksi, ia pun membantu Max. Bagian ini sedikit lucu karena karakter seorang Dana.

   Pada bagian lain, dalam stasiun antariksa, Jake bekerjasama dengan Ute mencari tahu kode sandi lemari milik Makmoud yang sempat mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Saat hendak membuka loker lemari milik Makmoud secara diam-diam, Jake dan Ute tertangkap basah oleh Dusette. Sontak, Dusette mencurigai Jake dan Ute dengan langsung menodongkan sebuah pistol kepada dua rekannya tersebut. Setelah Jake menjelaskan maksudnya, Dusette pun akhirnya mengerti. Ia pun memberitahu Jake dan Ute bahwa sebenarnya data penemuan Makmoud tidak tersimpan di lokernya, melainkan ada pada loker lain. Dusette pun memberi tahu pula kode sandi loker dimana data itu disimpan oleh Makmoud.

   Keadaan bumi semakin tidak wajar, saat orang-orang asyik menikmati pantai dan berjemur, tiba-tiba di pantai Rio De Jenairo, Brazil,  terjadi peristiwa tsunami dan seluruh wilayah menjadi beku, termasuk orang-orang yang berlarian menghindari badai tersebut. Saat orang-orang sedang menikmati liburan dan berselfie, di wilayah Moskow, Rusia, terjadi hujan es batu yang dahsyat. Kemudian di Dubai, Arab Saudi, terlihat adegan saat para para petinggi negara sedang rapat, salah satu pejabat kemudian menyadari sesuatu yang ia lihat melalui jendela, ada badai air maha dahsyat menelan bangunan-bangunan wilayah tersebut. Ketika presiden Palma berada di bandara untuk keperluan kunjungan, tiba-tiba badai angin melanda.

   Jake, memberi tahu kode presiden kepada Max secara virtual melalui percakapan pengandaian sebuah kehidupan keluarga. Hingga pada akhirnya akar pelaku dari semuanya mulai terungkap. Dialah sekretaris presiden. Dekkom menginginkan jabatan sebagai presiden sehingga membuat skenario bencana. Ia juga berniat membuat bencana untuk presiden agar saat presiden melakukan kunjungan, presiden bersama kolega-kolega lainnya terkena bencana tersebut. Bencana yang Dekkom ciptakan ialah melalui penyebaran virus pada satelit Dutch Boy. Namun, akibat perbuatannya ini sangat fatal. Dalam hitungan detik, jika kerusakan Dutch Boy tidak berhasil dipulihkan, maka bumi akan mengalami Geostorm dimana, seluruh dunia akan terkena badai berantai. Saat presiden dilanda bencana, Max mengamankan presiden dengan menculiknya dan membawanya dengan mobil, dengan dibantu oleh Sarah sebagai driver. Max mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi kepada presiden Palma. Max dan Sarah yang semula mencurigai presiden, mendapat petunjuk ketika mereka mendapatkan penjelasan presiden. Palma, tidak terlibat dalam semua ini, melainkan selama ini ia dibodohi oleh Dekkom. Ketiganya pun sepakat bekerjasama menangkap Dekkom. Tentu saja, kerjasama ini berhasil. Dekkom K.O setelah terjadi berbagai adegan action dan strategi cerdik. Dekkom mengira mobil yang sedang melintas didepannya masih ditumpangi oleh presiden, Max dan Sarah. Ia pun bersiap dengan senjatanya untuk menembak ke arah mobil. Ternyata ia kemudian ditikam dari belakang oleh Sarah. Yeps, selebihnya Dekkom kalah. Setelahnya, Presiden pun memberi tahu kode rahasia kepada Max untuk diteruskan ke Jake.

   Pada stasiun antariksa, semua orang sepakat mengungsi dengan pesawat lain. Namun Jake memilih tetap berada di stasiun untuk menuntaskan perbaikan Dutch Boy. Disaat Jake tinggal sendiri, ia berusaha memperbaiki satelit. Ia menerima komunikasi virtual kembali dengan Max, Max memberi tahu kode rahasia yang diberikan presiden Palma untuk menghentikan virus dalam satelit. Setelah komunikasi virtual tersebut berakhir, Jake kembali fokus dengan satelit. Satelit semakin hancur, Jake juga banyak mengahadapi hantaman dari perabot satelit dan stasiun yang telah rusak. Waktu perbaikan satelit pun semakin menipis tinggal hitungan detik, ketika Jake mengalami kesulitan, Datanglah Ute. "Perlu bantuan?" Ute tiba-tiba muncul dari belakang Jake. Mereka berdua pun melewati masa-masa kritis, hingga akhirnya, dalam waktu kurang dari 5 detik, satelit berhasil dipulihkan. Keadaan bencana di bumi pun perlahan mulai menyurut. Tidak berakhir sampai disitu, Jake dan Ute kembali harus menghadapi hantaman berbagai perabotan stasiun yang telah rusak. Tak lama kemudian, Hernandez hadir membawa pesawat menyelamatkan Jake dan Ute. Hernandez kembali menunjukkan sikap bangga dengan mengatakan, "untungnya aku orang Mexsico" lalu mencium gambar bendera pada seragamnya. Singkat cerita, keadaan stasiun pun pulih. Semua selamat. Jake dan Ute pun dinyatakan sebagai pahlawan.

   Diakhir cerita, hubungan kakak beradik Lawson membaik. Film ini berakhir dengan adegan ketika Jake dan Max memancing yang ditemani oleh Hannah, putri tunggal Jake sekaligus keponakan Max. Mereka bersenda gurau. Sedikit percakapan yang masih teringat yaitu "oh common, keadaan seperti ini sangat membosankan" "Dua minggu lagi aku akan kembali" Ungkap Jake. Film pun berkhir dengan sebuah prolog anak perempuan yang pada intinya, "kita tidak bisa menyalahkan masa lalu, yang perlu kita lakukan ialah menata masa depan". Tamat.


Recommended or No?
   Jika kalian berharap lebih dari film ini, saya rasa jangan. Cerita film ini sangat mudah ditebak. Geostorm sama aja dengan movie disaster lainnya yang ngajak penonton berimajinasi bahwa seandainya ada teknologi canggih yang mampu menyembuhkan bumi, dan pastinya heroism lagi-lagi menjadi bagian dari movie disaster ini. Tentu aja, intrik politik menjadi akar dari permaslahannya.

   But yaa, mengkritik lebih mudah daripada membuat. Meski film ini ga bersifat recommended, bagi kalian yang pengen memperkaya pengetahuan dan menyukai genre sciencefiction, film ini dapat menjadi referensi. Dengan paduan antara intrik politik yang menjadikan sebuah teknologi satelit sebagai strategi untuk merebut kekuasaan, ide film ini cukup menarik. Sayangnya, Geostorm disajikan dengan cara yang mainstream sehingga membuat Geostorm ga ada bedanya sama movie disaster lainnya. Sepakat dengan pendapat yang lain, akan lebih menarik jika fokus film ini disajikan lebih kepada sisi teknologi dan pendalaman karakter antar tokoh.

Yaa mungkin aja film ini penyajiannya mainstream karena bisa jadi terpaut persoalan teknis dan hal-hal macam lainnya dibalik layar yang penonton ga tahu itu apa. Hanya Dean Devlin dkk yang mengerti.
*****

Sutradara : Dean Devlin
Penulis  : Paul Guyot

Cast (credit by https://en.wikipedia.org/wiki/Geostorm)
  • Gerald Butler as Jake Lawson, a satellite designer, former space station commander and Hannah's father
  • Jim Sturgess as Max Lawson, Jake’s younger brother and Hannah's uncle
  • Abbie Cornish as U.S. Secret Service Agent Sarah Wilson, Max's love interest
  • Ed Harris as U.S. Secretary of State Leonard Dekkom
  • Andy Garcia as U.S. President Andrew Palma
  • Richard Schuff as Virginia Senator Thomas Cross
  • Alexandra Maria Lara as Ute Fassbinder, the commander of the space station.
  • Robert Sheehan as Duncan, a British crew member of the ICSS
  • Daniel Wu as Cheng, the Hong Kong-based supervisor for the Dutch Boy Program
  • Eugenio Derbez as Hernandez, a Mexican crew member of the ICSS
  • Zazie Beets as Dana, a tech genius who works for Max
  • Adepero Oduye as Adisa, a Nigerian crew member of the ICSS
  • Amr Waked as Dussette, a French crew member of the ICSS
  • Talitha Bateman as Hannah Lawson, Jake’s daughter and Max's niece
  • Billy Slaughter as Karl Dright
  • Tom Choi as Chinese Representative Lee

[Sumber Gambar Judul : theplaylist.net]
[Sumber Review : Nonton langsung dan nginget nginget :p]
                                     
                                  ***

Itu dia review film "Geostorm" dari saya. Semoga bermanfaat. Have a Nice Watch dan jangan lupa siapkan popcorn! :)




`Hen Listiya`

0 komentar:

Posting Komentar

 

Hen'soul❄️ Template by Ipietoon Cute Blog Design